Kepala dinas pariwisata kabupaten tegal

Tentang Kami

Visi

  • Mandiri :
  • Pembangunan daerah dilaksanakan sebagai usaha untuk mengisi kemerdekaan dan merupakan upaya membangun kemandirian ekonomi melalui peningkatan daya saing.

  • Unggul :
  • Masyarakat memiliki kemampuan berpikir, beraktualisasi dan memiliki kapasitas inovatif dan kreatif sehingga menjadi masyarakat yang unggul.

  • Berbudaya :
  • Masyarakat memilki integritas, jati diri yang mulia, terbuka dan bertanggungjawab disertai kepribadian yang mulia atas dasar agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  • Religius :
  • Segala tata kehidupan dan regulasi pembangunan ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tegal dengan niat ibadah mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjaga hubungan baik kepada sesama manusia maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  • Sejahtera :
  • Menunjukan kondisi kemakmuran, yaitu masyarakat yang terpenuhi kebutuhan ekonomi, sosial dan keamanan, dengan kata lain kebutuhan dasar masyarakat telah terpenuhi secara lahir dan batin secara adil dan merata.

Misi

Dalam rangka penjabaran Visi Kabupaten Tegal maka disusunlah misi untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tegal yang mandiri, unggul, berbudaya, religius dan sejahtera, dengan rincian sebagai berikut: :

  1. Mewujudkan birokrasi yang bersih dan responsif terhadap pemenuhan hak dasar rakyat;
  2. Mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan ekonomi kerakyatan yang difokuskan pada sektor perdagangan, industri dan pertanian;
  3. Mewujudkan kehidupan paseduluran dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama;
  4. Mengembangkan seni budaya dan pengetahuan tradisional;
  5. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat.

Struktur Organisasi

Struktur Jabatan dinas pariwisata kabupaten tegal

Tugas Pokok dan Fungsi

  1. Tugas pokok Dinas Pariwisata dan Kebudayaan adalah melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan di bidang obyek dan sarana wisata, pemasaran dan pengembangan produk wisata, nilai budaya dan kesenian, serta sejarah kepurbakalaan.
  2. Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mempunyai fungsi :
    1. Perumusan kebijakan teknis di bidang obyek dan sarana wisata, pemasaran dan pengembangan produk wisata, nilai budaya dan kesenian, serta sejarah dan kepurbakalaan;
    2. Penyelenggaraan urusan pemerintah dan pelayanan di bidang pariwisata dan kebudayaan;
    3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pariwisata dan kebudayaan;
    4. Pembinaan terhadap UPTD di bidang pariwisata dan kebudayaan;
    5. Pengelolaan urusan ketatausahaan Dinas;
    6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati yang berkaitan dengan lingkup tugas di bidang pariwisata dan kebudayaan.
  3. Susunan organisasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terdiri dari :
    1. Kepala;
    2. Sekretariat, terdiri dari :
      1. Sub Bagian Perencanaan;
      2. Sub Bagian Keuangan;
      3. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
    3. Bidang, terdiri dari :
      1. Bidang Obyek dan Sarana Wisata, terdiri dari 2 (dua) Seksi, yaitu :
        • Seksi Obyek Wisata;
        • Seksi Sarana Wisata.
      2. Bidang Pemasaran dan Pengembangan Produk Wisata, terdiri dari 2 (dua) Seksi, yaitu :
        • Seksi Pemasaran;
        • Seksi Pengembangan Produk Wisata.
      3. Bidang Kebudayaan, terdiri dari 2 (dua) Seksi, yaitu :
        • Seksi Nilai Budaya dan Kesenian;
        • Seksi Sejarah dan Purbakala.
    4. Kelompok Jabatan Fungsional.
    5. UPTD Pengelolaan Obyek Wisata I yang mengelola 2 obyek wisata antara lain :
      1. Obyek Wisata Pantai Purwahamba Indah;
      2. Obyek Wisata Waduk Cacaban.
      UPTD Pengelolaan Obyek Wisata II yang mengelola 2 obyek wisata antara lain :
      1. Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci;
      2. Obyek Wisata Kalibakung.